Warga Di Hebohkan Penemuan Mayat Dalam Karung

bantenplus.co.id - Warga Desa Sungai Betet, Kecamatan Muara Sugihan, Banyuasin, digegerkan dengan penemuan sepasang mayat di dalam dua karung yang hanyut di anak Sungai Musi. Keduanya diduga sebagai korban pembunuhan.


Informasi yang dihimpun, mayat yang pertama kali ditemukan warga berjenis kelamin laki-laki, tepatnya di Sungai Jalur 14 tak jauh dari penyeberangan Sungai Betet, Jumat (13/5), sekitar pukul 11.30 WIB. Penemuan tersebut berawal ketika warga curiga terlihat kaki yang muncul dari karung tersebut.


Tak berapa lama kemudian, warga kembali menemukan bungkusan karung berisi mayat perempuan. Jarak dari penemuan pertama dengan yang kedua ini hanya berkisar 50 meter. Atas penemuan kedua mayat tersebut, warga pun langsung melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.


Petugas akhirnya membawa keduanya ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang. Saat ditemukan, petugas tidak mendapati kartu identitas kedua korban yang berusia sekitar 40 tahun sampai 45 tahun ini. Hanya nampak terlihat ciri-ciri mayat laki-laki mengenakan celana kolor pendek warna coklat dan kaos yang sudah digunakan untuk menutupi wajahnya dan terikat. Sementara mayat perempuan mengenakan kaos biru bermotif kartun dan wajahnya juga tertutup oleh kaos yang juga terikat.


Kapolres Banyuasin AKBP Prasetyo mengungkapkan, pihaknya belum mengetahui pasti penyebab tewasnya kedua korban. Namun, dilihat dari kondisinya yang dimasukkan dalam karung, keduanya diduga merupakan korban pembunuhan.


"Belum tahu penyebabnya apa, kemungkinan ada tindak pidana yang menyebabkan keduanya meninggal," kata Prasetyo, Jumat (13/5) malam.


Dilihat dari fisik, lanjut Prasetyo, korban sudah meninggal lebih dari tiga hari. Sedangkan untuk keterlibatan antara kedua mayat, pihaknya belum bisa memastikan apakah merupakan sepasang suami istri atau bukan. Sebab, belum ada warga yang mengaku kehilangan anggota keluarganya.


"Belum tahu semuanya, apa warga setempat atau hanya dibuang ke sana atau juga karena terbawa arus. Semuanya perlu diselidiki lebih jauh," tutupnya.







    Berita Terkait