Bank Banten Gelar RUPS Tahunan 2019

SERANG - PT Bank Pembangunan Daerah Banten, Tbk. (Bank Banten) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di salah satu hotel di Kota Serang, Senin (25/3/2019). Rapat tersebut dihadiri oleh pemegang saham mewakili 67,59 persen dari seluruh jumlah saham yaitu 64.109.430.357 lembar saham yang dikeluarkan.

Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa menyampaikan, bahwa dalam RUPST Bank Banten menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan Tahun Buku 2018. Laporan Tahunan menyajikan kinerja keuangan Bank Banten tahun 2018 serta Iangkah strategis untuk melakukan penguatan permodalan, pembenahan proses bisnis, peningkatan kualitas jaringan dan layanan, pengembangan produk dengan dukungan SDM yang profesional, serta penguatan teknologi informasi untuk mendukung perbaikan kinerja.

Menurutnya, sejumlah indikator kinerja keuangan Bank Banten menunjukan perlambatan walaupun tetap tumbuh. Hal ini dipengaruhi dari dampak ekonomi global dan kondisi industri perbankan nasional yang terpengaruh dari normalisasi kebijaksanaan moneter Amerika Serikat dan situasi geopolitik. Pertumbuhan Total Aset meningkat sebesar 23,80 persen secara year on year dari Rp. 7,66 triliun pada 2017 menjadi Rp. 9,48 triliun. Pertumbuhan Kredit Yang Diberikan meningkat sebesar 7,99 persen secara year on year dari Rp 5,11 triliun pada 2017 menjadi Rp 5,51 triliun pada 2018.

"Pertumbuhan penghimpunan Dana Pihak Ketiga meningkat sebesar 19,84 persen secara year on year dari Rp 5.55 triliun pada 2017 menjadi Rp 6.66 triliun pada 2018. Sedangkan rugi bersih pada 2018 manjadi sebesar Rp100 miliyar," paparnya.

Ia menambahlan, bahwa kedepan strategi telah dipersiapkan oleh Perseroan untuk terus menjalankan komitmen dalam memberikan layanan yang sejalan dengan kebutuhan nasabah. Mamasuki era digitalisasi perbankan, Perseroan terus berupaya untuk meningkatkan sistem tcknologi dan menciptakan inovasi demi memberikan kemudahan kepada nasabah serta pengembangan Internet Banking dan pengembangan produk.

Saat ini menurutnya, perseroan terus mengembangkan integrated payment system untuk meningkatkan Iayanan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah pemerintahan/institusi dan berperan aktif dalam mendukung program Pemerlntah Provinsl Banten. Seperti halnya pengembangan Penerimaan Pembayaran e-Samsat Provinsi Banten. Untuk membantu para wajib pajak melakukan kewajibannya, saat ini tengah dikembangkan pembayaran PKB Tahunan melalul berbagai Payment Point Online Bank (PPOB) Seperti FastPay, Toko Retail (Indomaret & Alfamart), DANA, dan Tokopedia.

"Selain itu kedepannya Bank Banten diharapkan dapat menjadi bank penerima PBB, BPHTB dan Pajak Iainnya yang menjadi sumber penerimaan daerah di Kabupaten dan Kotamadya di Wilayah Banten. Layanan yang saat Ini telah berjalan dan terus dilakukan pengembangan adalah Penerimaan Pembayaran e-Samsat Nasional, SPZD Online, MPN G-2, SPAN dan Perseroan telah dituniuk oleh PT Taspen (Persero) dalam kerja sama pembayaran pensiun," paparnya.

Ia menambahkan, selain membahas kinerja Bank Banten tahun 2018, rapat juga memutuskan untuk melakukan perubahan Dewan Komisaris dan Direksi Bank Banten dan efektif setelah mendapat persetujuan Uji Kemampuan dan Kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Untuk diketahui, dalam rapat tersebut Pemegang saham telah menyetujui perubahan Dewan Komisaris dan Direksi, sehinggga susunan Dewan Komisaris dan Direksi Bank Banten adalah sebagai berikut:

- Media Warman sebagai Plt Komisaris Utama/ Komisaris Independen
- Titi Khoiriah sebagai Komisaris Independen

Direksi :
- Fahmi Bagus Mahesa sebagai Direktur Utama
- Kemal Idris sebagai Direktur Operasional dan Kepatuhan
- Jaja Jarkasih sebagai Direktur

(Us/red)


Berita Terkait