Angka Pengangguran di Banten Tertinggi se-Indonesia, Gubernur Sebut Karna 3 Faktor

Angka Pengangguran di Banten Tertinggi se-Indonesia, Gubernur Sebut Karna 3 Faktor (Ilustrasi: Banten Plus) (foto: istimewa, sumber : Internet)

SERANG - Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Banten menjadi yang tertinggi di Indonesia mencapai 8,52 persen. Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) angkat bicara. Menurutnya, Hal tersebut disebabkan oleh tiga faktor.

Yang pertama Gubernur menyebutkan, bahwa angka pengangguran di Banten menjadi paling tinggi lantaran saat di survei banyak para pencari kerja yang baru lulus sekolah. 

"Karena kemarin di-survei setelah anak-anak lulus ujian. Jadi mereka mencari kerja, terus dari luar juga ke sini, mencari kerja di sini dan tinggal di sini," ujarnya belum lama ini.

Kemudian, faktor yang kedua tingginya angka pengangguran di ujung barat Pulau Jawa ini menurutnya disebabkan karna Upah Minimum Regional (UMR) di Banten terbilang tinggi, sehingga mengurangi minat investor untuk menanamkan modalnya. Mereka lebih memilih mencari wilayah dengan upah yang relatif lebih rendah.

"Pabrik-pabrik yang membutuhkan tenaga kerja besar, sudah pindah ke Jawa Tengah, makanya pengangguran di sana rendah, karena UMK-nya rendah," tutur dia.

Kemudian Faktor yang ketiga yaitu adanya calo tenaga kerja yang bisa memasukkan masyarakat sebagai pegawai di sebuah perusahaan. Terutama di Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Serang, sebagai daerah penyumbang industri TPT tertinggi di Banten.

"Masyarakat yang mau masuk, harus menyiapkan uang Rp 4 juta. Kemarin sudah kita rapatkan juga. Masyarakat sekitar tidak punya kesempatan (kerja) karena ada calo-calo," pungkasnya. (red/nt)

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Tulis Komentar Dengan Bijak Sesuai dengan ToS