Bawaslu Pandeglang Ingatkan Caleg Jangan Curi Start Kampanye

Bawaslu Pandeglang Ingatkan Caleg Jangan Curi Start Kampanye (Ilustrasi: Banten Plus) (foto: Foto : Ketua Bawaslu Kabupaten Pandeglang Karsono)

PANDEGLANG, - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kabupaten Pandeglang mengingatkan kepada Partai Politik (Parpol) peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 dan calon anggota legeslatif (Caleg) untuk tidak curi start kampanye sebelum tahapan kampanye dilakukan. Hal ini diungkapkan Ketua Bawaslu Kabupaten Pandeglang Karsono saat di temui di Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pandeglang, Jumat, (10/8/18).

"Kampanye itu akan dimulai 23 September, rentang waktunya masih lebih kurang 1 bulan. Hal ini merujuk dari pasal 492 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilu, peserta pemilu melakukan kampanye diluar jadwal kampanye dapat dikenakan sanksi berupa ancaman pidana paling lama 1 tahun dan denda paling banyak Rp 12.000,000. Sanksi tersebut akan mulai di tegaskan setelah penetapan Daftar Calon Tetap (DCT), sementara untuk saat masih dalam tahap penyusunan dan penetapan Daftar Calon Sementara (DCS) masih berupa peringatan atau himbauan," tuturnya.

Lebih lanjut Karsono mengungkapkan, aturan larangan kampanye ini berlaku di jeda masa pra kampanye mulai dari penetapan partai peserta pemilu pada Sabtu, (17/2) lalu hingga memasuki masa kampanye pada 23 September 2018. Untuk mencegah adanya kampanye sebelum masa kampanye dimulai, pihaknya sudah melakukan himbauan - himbauan kepada Parpol. 

Jika pada masa pra kampanye didapati masih ada yang memasang alat peraga kampanye, sebagai bentuk tindakan pihaknya akan menertibkan.

"Untuk mencegah adanya kampanye sebelum waktunya, kami terus berupaya menyampaikan himbauan-himbauan kepada Parpol, 16 Parpol sudah kami sampaikan himbauan dan sudah kami undang dalam sosialisasi, adapun jika masih didapati temuan pemasangan alat peraga sebelum masa kampanye kami akan tertibkan," ungkapnya.

Masih dikatakan Karsono, sebagai bentuk antisipasi pihaknya akan melakukan treking, semua bacaleg yang mendaftar harus menyerahkan akun resmi Sosial Medianya dan akan diinfentarisir oleh Bawaslu.

"Kampanye sendiri akan berakhir pada 13 April 2019. Kampanye ini juga termasuk untuk calon anggota DPR/DPRD Prov/DPRD kab dan Kota dan capres/cawapres," tandasnya. (AM/red)

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Tulis Komentar Dengan Bijak Sesuai dengan ToS