Diduga Ada Intimidasi Dibalik Pengadaan Pelang UKS, FAM Pandeglang Geruduk Kantor Bupati

Diduga Ada Intimidasi Dibalik Pengadaan Pelang UKS, FAM Pandeglang Geruduk Kantor Bupati (Ilustrasi: Banten Plus) (foto: FAM Gruduk Kantor Bupati Pandeglang)

Pandeglang, BantenPlus.co.id - Massa yang tergabung dalam Front Aksi Mahasiswa Pandeglang Geruduk Kantor Bupati Kabupaten Pandeglang, massa menduga telah adanya intimidasi dibalik pengadaan Pelang UKS, yang pengadaannya di peruntukan bagi Sekolah Dasar se - Kabupaten Pandeglang. Aksi massa tersebut dilangsungkan di halaman depan Kantor Bupati Pandeglang, Senin (10/9/18).

Sebelumnya sempat ramai di perbincangkan publik tentang beredarnya sebuah surat yang berasal dari Kelompok Kerja Sekolah (K3S) yang mewajibkan tiap sekolah untuk membayar satu unit Pelang UKS ( Unit Kesehatan Sekolah ) dengan harga yang tidak wajar dengan nilai 1 juta rupiah, sontak hal itu membuat resah serta menuai tanya bagi sejumlah Kepala Sekolah Dasar  yang ada di Kabupaten Pandeglang.

Menanggapi hal tersebut Front Aksi Mahasiswa Pandeglang menduga bahwa dalam pengadaan Pelang tersebut ada intimidasi dari segelintir oknum kepada pihak-pihak sekolah untuk melakukan pembelian Pelang yang di bayar menggunakan dana bos.

" Adanya pengadaan Pelang UKS di Kabupaten Pandeglang yang di kordinir oleh Dinas Pendidikan dan ada oknum pengusaha nakal yang mengatas namakan Dinas Pendidikan yang menjual Pelang UKS itu dengan harga 1 juta, yang  sebelumnya tanpa ada musyawarah dan mufakat dengan pihak sekolah yang artinya ini ada intimidasi atau interpensi ke tiap - tiap sekolah untuk melakukan pembelian (Pelang UKS) yang di bayar olah dana bos," kata korlap aksi Ucu Fahmi kepada wartawan BantenPlus.

Lanjut Ucu pihaknya beberapa hari yang lalu sudah menemui pihak inspektorat yang alhamdulilah pihak inspektorat telah melayangkan surat edaran kesetiap sekolah - sekolah yang berisikan larangan pembelian Pelang UKS yang di tawarkan oleh Dinas Pendidikan dan atau yang mengatas namakan Dinas Pendidikan.

" Kemarin alhamdulilah kami dari mahasiswa sudah menemui pihak inspektorat yang alhamdulilah pihak inspektorat telah melayangkan surat edaran kesetiap sekolah - sekolah yang berisikan larangan pembelian Pelang UKS yang di tawarkan oleh Dinas Pendidikan dan atau yang mengatas namakan Dinas Pendidikan,"ungkapnya.

Pihaknya juga sangat menyayangkan sol pengadaan Pelang UKS yang di pihak ketigakan seharusnya selam pihak sekolah itu mampuh kenapa tidak mereka membuat sendiri, akan tetapi hal tersebu seolah di jadikan ruang oleh para oknum untuk mencari keuntungan.

"Dalam hal ini pihaknya berharap kepada Bupati Pandeglang agar bersikap kooperatif dengan masyarakat, pemuda dan mahasiswa untuk membenahi dunia pendidikan di Kabupaten Pandeglang ini dari tindakan KKN," harapnya.

(Aldo)

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Tulis Komentar Dengan Bijak Sesuai dengan ToS