Dinas Pertanian Usulkan 17 Komoditas Pangan Unggulan Tersertifikasi

Dinas Pertanian Usulkan 17 Komoditas Pangan Unggulan Tersertifikasi (Ilustrasi: Banten Plus) (foto: penandatangan dokumen pendaftaran variatas lokal Pandeglang yang dihadiri oleh Bupati Irna Narulita dan Kepala BPTP Banten)

Pandeglang, BantenPlus.co.id- Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang usulkan 17 komoditas holtikultura dan komoditas pangan unggulan untuk mendapat sertifikat dari Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP) Badan Litbang Kementerian Pertanian RI.

"Setidaknya ada tiga komoditas hortikultura dan 1 komoditas pangan yang akan disertifikasi, untuk komoditas Horti meliputi durian Si bintang, durian Top 1, baranjang, Si kucing dan ketan jaya dari Cadasari, petai jolongan dari Kaduhejo dan jengkol belo dari Majasari, sedangkan untuk komoditas pangan sendiri yang di daftarkan yaitu padi carogol, ketan putri, beurem saetik dan ketan bahung dan yang lainya, ” demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian Budi Januardi saat menyaksikan penandatangan dokumen pendaftaran variatas lokal Pandeglang yang dihadiri oleh Bupati Irna Narulita dan Kepala BPTP Banten di gedung Garuda, Senin (10/9).

Lebih lanjut Ia mengatakan saat ini ada lebih kurang 17 jenis komoditas hortikultura dan pangan yang sedang proses pendaftaran untuk penerbitan sertifikat, sehingga nantinya komoditas unggulan kita memiliki hak paten tidak di klaim oleh daerah lain.

Sementara itu Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Banten Amirrudin Pohan mengatakan potensi sumberdaya genetik lokal di Kabupaten Pandeglang baik tanaman hortikultura dan tanaman pangan cukup tinggi.

“BPTP Banten mendukung penuh Pemkab Pandeglang dalam upaya menyelamatkan komoditas pangan lokal, oleh karena itu pihaknya terus berkoordinasi dan melakukan penelitian dilapangan dengan melakukan identifikasi dan karakterisasi sebagai suatu persyaratan untuk dapat di daftarkan," terangnya.

Sementara itu Bupati Irna Narulita mengatakan dengan telah di daftarkanya komoditas pangan lokal unggulan dan akan tersertifikasi dari pihak berwenang.

“nantinya bakal diketahui tentang asal usul tanaman dan kemampuan produksinya, dengan begitu, menjadi keterangan formal tentang spesifikasi tanaman komoditas unggulan kita”, terangnya

Ia menambahkan komoditas pangan lokal di Pandeglang memiliki potensi besar, sehingga potensi ini harus di kembangkan dan di budidayakan dalam rangka melestarikan tanaman lokal dan swasembada pangan yang berkelanjutan.

"Oleh karena itu komoditas pangan lokal yang di daftarkan dan nantinya memiliki sertifikat tentunya akan menambah nilai jual lebih tinggi, sehingga berdampak pada kesejahteraan para petani”,tutupnya.


(Aldo)

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Tulis Komentar Dengan Bijak Sesuai dengan ToS